Boyolali — Desamind Chapter Solo Raya bersama karang taruna Desa Guli serta mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang (KKN UNIMUS) menggelar kegiatan penataan dan kebersihan ruang baca Balai Belajar Desa Guli pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap fasilitas pendidikan masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan belajar yang layak dan mendukung perkembangan literasi. Melalui kerja sama lintas elemen pemuda dan mahasiswa, ruang baca yang sebelumnya kurang tertata kini dibersihkan, dirapikan, dan diorganisasi kembali agar lebih fungsional.
Proses penataan meliputi pembersihan area ruang baca, penyusunan ulang buku, serta pengaturan tata letak ruang agar lebih nyaman digunakan. Suasana gotong royong terlihat kuat selama kegiatan berlangsung, mencerminkan semangat kolaborasi dalam membangun desa melalui sektor pendidikan.
Galang selaku koordinator kegiatan menyampaikan bahwa ruang belajar yang bersih dan rapi dapat memberikan dampak signifikan terhadap minat belajar anak. “Lingkungan yang nyaman akan membuat anak-anak lebih betah membaca dan belajar. Ini menjadi langkah kecil, tetapi penting untuk membangun budaya literasi,” ujarnya.
Selain meningkatkan kenyamanan, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga fasilitas bersama. Ruang baca yang tertata dengan baik diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang interaksi dan belajar bersama bagi anak-anak maupun warga sekitar.
Melalui kegiatan ini, Desamind Chapter Solo Raya kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan berbasis masyarakat. Keberadaan ruang baca yang bersih, rapi, dan nyaman diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi peningkatan literasi di Desa Guli.
Author: Fayza – Staff Media dan Informasi


